Remote atau Kantoran?

R

Postingan semacam ini mungkin para pembaca sudah mengetahui di beberapa tempat baik dari freelancer kondang atau HR yang sedang mencari karyawan baru hingga CEO sebuah perusahaan. Mereka akan membagikan hal-hal tersebut dan akan berusaha memberikan kelebihan dramatis pijakannya dibanding opsi lain. Kali ini, saya ingin membahas dua opsi bekerja ini dan saya berusaha untuk tidak bias pada dua opsi tersebut.

Every Rights Come With Responsibilities

Para pro remote working dan pro kantoran sering mengunggulkan kelebihan opsi yang mereka dukung. Debat ini bisa saja berlanjut dan menjadikan partai politik yang bisa saja masuk dalam satu koalisi. Iya, karena kedua opsi ini sebenarnya akan memberikan benefit yang berbeda. Dan keuntungan selalu datang dengan kewajiban yang harus dipenuhi.

Jadi apa yang sudah teman-teman dengar keunggulan diantara remote working dan kantoran? Remote working menawarkan teman-teman berupa fleksibilitas tempat. Iya hanya tempat. Kalau fleksibilitas waktu itu perlu negosiasi yang berbeda dengan perusahaan terkait. Fleksibilitas tempat banyak keuntungan lain yang bisa teman-teman dapat, seperti bekerja sambil berpindah tempat atau digital nomad.

Bagaimana dengan kantoran? Kantoran memberikan teman-teman berupa infrastruktur standar yang sudah siap teman-teman pakai. Internet, kebersihan, ruang, meja, kursi akan menjadi benefit yang dapat dirasakan langsung ketika teman-teman bekerja onsite. Teman-teman juga dapat bertemu kolega secara langsung tanpa ada barrier seperti internet atau gadget untuk sekedar menanyakan “Hai, kamu cantik. Apakah masih single?”

Loyalitas adalah level tertinggi kepercayaan seorang karyawan terhadap perusahaan. Hal dasar yang perlu dipenuhi seorang karyawan sebagai tanggung jawabnya sembari menarima benefit adalah menjaga kredbilitas kerja. Jika hal ini sulit teman-teman penuhi, throw out away these remote or onsite working. Semua opsi diatas akan terbuka jika teman-teman baik dalam menjaga kredbilitas. Kredbilitas kerja artinya teman-teman bersedia mengerjakan dan bertanggung jawab atas apa yang telah disepakati bersama. Tanggung jawab ini adalah kunci dari dua opsi diatas.

Untuk menjaga kredibilitas, salah satu hal yang perlu di kelola dengan baik adalah komunikasi. Ketika teman-teman mendapatkan kesempatan bekerja secara remote maka teman-teman perlu berkomunikasi dengan baik. Bukan, bukan soal 24/7 teman-teman harus siap sedia ketika dihubungi. Biasanya ketika work hours atau pada waktu-waktu yang disepakati teman-teman harus siap sedia. Karena teman-teman tidak dalam satu ruangan, maka internet menjadi penghubung yang baik ketika jarak bermain memisahkan dua belah pihak yang ingin berjumpa.

Ini berarti, teman-teman yang cenderung berminat pada remote working harus siap sedia soal infrastruktur. Pribadi atau sewa itu adalah urusan teman-teman remote working. Apakah teman-teman harus ke co-working space setiap hari atau berada di rumah, perusahaan hanya meminta kredibilitas teman-teman pada waktu yang disepakati. Dengan hal ini, teman-teman bisa saja berada di Lombok Praya sekalipun kantor pusat berada di Jakarta.

Setiap kelebihan pasti ada kekurangan. Remote working memang memberikan keleluasaan teman-teman untuk memilih tempat dan hal ini pula lah yang menjadi pemisah antara teman-teman dengan rekan kerja. Internet memang bisa menghubungkan secara digital dengan mentranmisi siaran langsung teman-teman pada rekan kerja tapi internet tidak pernah bisa menggantikan interkasi langsung manusia, leave alone internet stability. Sekalipun tempat di sekitar anda bekerja ada banyak orang, biasanya mereka sudah cenderung fokus pada apa yang musti mereka kerjakan.  Not all, but some of them. Ketika anda sudah berkeluarga, mungkin ini opsi yang tepat untuk mengisi waktu perjalanan rumah ke kantor dengan bersenda gurau bersama keluarga.

Transportasi juga bisa menjadi keuntungan bagi teman-teman remote working, pasalnya mereka yang prefer bekerja di rumah tak perlu bergegas menghangatkan knalpot motor atau mobil mereka. Mandi pun bisa saja bukan hal yang mandatory untuk rutinitas pagi hari. Another downside? Biasanya remote working membuat anda tidak mendapatkan perks yang didapat oleh orang yang memilih onsite. Tunjangan akomodasi, tunjangan makan, dan lain-lain hingga asuransi (asuransi biasanya bergantung pada kontrak kerja) harus teman-teman rencanakan sendiri.

Onsite sangat cocok bagi teman-teman yang suka sekali bertemu dengan kolega kerja dan berbincang-bincang mulai hal yang produktif hingga ngerasani atasan secara tatap muka. Teman-teman juga tak perlu mempersiapkan infrastruktur karena kantor anda akan memberikan hal tersebut untuk anda siap berkontribusi. Sounds good, right?

Kewajiban anda sederhana, teman-teman harus datang ke kantor. Teman-teman harus berpindah dari rumah hingga pintu kantor lalu bekerja. Macet biasanya akan teman-teman alami pada peak hours. Perks lain yang bisa teman-teman dapatkan adalah beberapa perusahaan akan memberikan insentif seperti tunjangan akomodasi, makan, hingga asuransi.

Lalu bagaimana dengan perusahaan yang memaksa anda untuk onsite atau bahkan ada yang ekstrem meminta semua pekerjanya bekerjsa secara remote? It’s up to your imagination. Perspektif positif yang bisa teman-teman bangun adalah ketika sebuah perusahaan meminta anda untuk bekerja secara onsite, mereka ingin memastikan komunikasi dan integrasi antar kolega terjadi secara natural dan bersinergi. Opsi remote tanpa adanya physical office location berarti perusahaan sangat berani mengambil langkah untuk percaya pada satu dua platform untuk menjembatani jarak sebagai penghubung komunikasi dan aliran informasi, leave alone government regulation.

Okay, itulah kira-kira ulasan mengenai remote dan onsite working. Teman-teman tidak perlu bingung karena cakupan kedua hal ini adalah pada tempat teman-teman bekerja. Freelance, Full-time, dan Part-time adalah tipe kontrak yang sudah dibahas oleh orang banyak diluaran sana.

About the author

Mochamad Gufron

Hello, nice to meet you. I'm an active software engineer who love to learn a lot of things. I'm also in love at writing some blog entries. Get in touch with me on email if you need anything.

Email: mgufronefendi@gmail.com

Recent Posts

Recent Comments

Archives

Categories

Meta

Mochamad Gufron

Hello, nice to meet you. I'm an active software engineer who love to learn a lot of things. I'm also in love at writing some blog entries. Get in touch with me on email if you need anything.

Email: mgufronefendi@gmail.com