Skill With People – Les Giblin

S

It’s been a while to me reading a book. Setelah mengirimkan sepeda motor yang akan saya pakai tour untuk Idul Fitri, saya berjalan kaki di tengah terik panas matahari diatas kota Bandung menuju Gramedia di dekat BIP. Yeah, you read it right. Lalu saya masuk ke sebuah gedung untuk sekedar berkeliling meredam kepenatan tatapan saya pada layar LCD 15″.

Memasuki Gramedia, saya biasanya tertarik memasuki area self improvement. Lalu saya melihat buku berwarna merah bertuliskan, “Skill With People” karya Les Giblin yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Premis dari buku ini adalah pedoman sukses karier, kehidupan keluarga, dan sosial.

Rasanya cocok sekali bagi saya yang masih lack of social skill. Saya lebih suka hal-hal yang praktikal dan logis untuk saya pelajari. Selama ini, social skill adalah hal yang masih sekunder bagi saya. Tuntutan pekerjaan membuat saya harus setidaknya punya pondasi yang kokoh untuk memiliki skill ini, so yeah, I buy it.

Buku ini memiliki ketebalan sekitar 120 halaman dengan 116 halaman sebagai isi dari buku ini secara keseluruhan. To the point, buku ini hanya berisi semacam tips dan trik untuk memanusiakan orang. Menyampaikan sanjungan, terima kasih, hingga kritik dikupas dalam buku ini.

Apa yang membuat saya ingin menghabiskan buku ini secara keseluruhan adalah bab pertama yang membuat saya mengubah pola pikir normal saya. Kodrat manusia itu selalu tertarik pada diri mereka sendiri, orang lain belakangan. Begitulah kira-kira terjemehan yang saya dapatkan.

Buku ini cukup praktis dan langsung pada pokok bahasan dalam hal tips dan trik. Itulah sebabnya buku ini begitu tipis dengan banyaknya bab yang dikupas. Ya semacam rangkuman yang sangat ringkas yang cocok sebagai buku saku dibandingkan buku referensi untuk memperdalam psikologi. Ya tentu kalau ingin dalam tentang psikologi, kuliah di jurusan psikologi dengan buku-buku teori dari Sigmund Freud atau Carl Jung tentu sangat mendetail pembahasannya.

Beberapa bab mengandung penyebab kita harus melakukan bahasan tersebut dan juga tujuannya. Studi kasus atau contoh yang diambil dari kisah nyata tentu akan membuat buku ini jauh lebih berisi dan menambah kepadatan materi untuk para pembaca.

Buku ini cocok sekali bagi orang yang ingin memulai untuk memperdalam soft skill mereka untuk memanusiakan orang lain. Ya hanya sekedar pembukaan. Semacam kisi-kisi untuk pelajaran lanjutan tentang social skill. 

That’s all for now. Thank you for spending your time reading this particular article. Let me know what you think on the comment below.

About the author

Mochamad Gufron

Hello, nice to meet you. I'm an active software engineer who love to learn a lot of things. I'm also in love at writing some blog entries. Get in touch with me on email if you need anything.

Email: mgufronefendi@gmail.com

By Mochamad Gufron

Recent Posts

Recent Comments

Archives

Categories

Meta

Mochamad Gufron

Hello, nice to meet you. I'm an active software engineer who love to learn a lot of things. I'm also in love at writing some blog entries. Get in touch with me on email if you need anything.

Email: mgufronefendi@gmail.com